Cooking

Anyang Ayam Khas Labuhanbatu

Ayang Ayam, Masakan Khas Labuhanbatu Raya

Sepengetahuan saya Anyang Ayam merupakan salah satu masakan khas Labuhanbatu, Sumatera Utara. Biasanya disajikan pada acara-acara dan waktu yang dianggab penting seperti lebaran, wirid (pengajian) dan kenduri (selamatan).

Proses membuatnya bisa memakan waktu hampir setengah hari karena harus memanggang ayam hingga matang diatas tungku api manual.

Pada resep turun menurun “Ayang Ayam”, ayam yang digunakan adalah ayam kampung namun seiring dengan perkembangan zaman banyak yang yang menggantinya dengan ayam potong biasa. Tapi rasa yang didapat jika mengunakan ayam kampung jauh lebih nikmat.

Ayang ayam biasanya disajikan dengan tambahan pakkat (rotan muda), lalapan daun singkong dan sambal belacan (sambal terasi).

Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat Ayang Ayam :

  • 1 kg ayam kampung (bersihkan, biarkan tetap utuh)
  • 1 butir kepala, parut.
  • 1 sdm ketumbar
  • 2 gelar air matang (hangat)
  • Segenggam beras
  • Garam secukupnya
    .
  • Bumbu yang dihaluskan :
    – 1 batang serai ukuran besar
    – Seukuran jempol orang dewasa jahe
    – 1/2 Ons (10 siung) bawang merah
    .
  • Bumbu yang diiris-iris :
    – 5 siung bawang merah
    – 3 bh cabai rawit
    – 1 bh cabai merah

Cara Membuat :

  1. Panggang ayam hingga matang kecoklatan. Saya memanggang dengan menggunkan oven selama 120 menit dengan suhu 250 C dengan panas api atas bawah
  2. Sambil menunggu ayam matang, sangrai 1/2 parutan kelapa dan 1 sdm ketumbar hingga harum dan kecoklatan. Lalu haluskan dengan blender. Hasilnya akhir akan terlihat seperti berminyak. Sisihkan.
  3. Sangrai segenggam beras hingga tampak kecoklatan lalu blender dan saring hingga didapat yang halus saja. Ambil 3 sendok beras sangrai yang telah dihaluskan dan disaring. Sisihkan.
  4. Haluskan semua bahan bumbu halus yang telah disebutkan diatas, dengan blender lalu lanjutkan dengan mengiris bahan-bahan sisanya.
  5. Peras santan dari 1/2 kelapa parut sisanya dengan menggunakan 2 gelas air matang dan hangat.
    (Tips : Peraslah santan setelah ayam selesai dipanggang atau akan disajikan. Untuk mendapatkan santan yang kental, jangan langsung menggabungkan 2 gelas air dengan kepala parut secara langsung, namun sedikit demi sedikit atau bagi menjadi 3 atau 4 kali tuang hingga air habis)
  6. Setelah ayam selesai dipanggang, potong-potong ayam ukuran sedang atau sesuai selera.
  7. Campurkan santan, kelapa sangrai dan beras sangrai yang telah dihaluskan serta bumbu halus dalam wadah tambahkan garam. Aduk hingga merata. Masukkan ayam panggang yang sudah dipotong-potong kemudian aduk kembali lalu taburkan bumbu yang diiris.
  8. Koreksi rasa. Masakan siap disajikan

(Tips : Ketika menyangrai kelapa parut dan beras aduk terus-menerus agar matang secara merata dan tidak ada yang gosong).

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *