Journey,  Visit Indonesia

Escape To West Sumatera : 2 Malam Wisata ke Bukit Tinggi

Katanya belum ke Sumatera Barat kalau belum ke Bukit Tinggi. Begitu juga lah kami sekeluarga. Setelah menyelesaikan agenda di Painan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, kami menuju ke Bukit Tinggi.

Tiba di Bukit Tinggi malam hari, membuat kami langsung menuju kamar hotel yang sudah dipesan masing-masing. Setelah kelelahan dalam perjalanan dari Painan ke Bukit Tinggi yang sekitar 4,5 Jam dan sebelumnya dalam perjalanan mampir terlebih dahulu di Mesjid Raya Sumatera Barat di Kota Padang untuk menunaikan sholat magrib.

Salah Satu Sisi Mesjid Raya Sumatera Barat di Kala Senja

Banyak tempat wisata di Bukit Tinggi yang bisa dikunjungi. Dan semuanya berjarak dekat antar satu tempat ke tempat yang lain. Sehingga dalam satu hari bisa mengunjungi beberapa tempat sekaligus. Dari sekian banyak list tempat wisata yang bisa dikunjungi, berikut adalah tempat wisata pilihan yang kami kunjungi di Bukit Tinggi


Taman Kota Bukit Tinggi (Bukit Tinggi City Park)

Didalam kawasan Taman ini, terdapat beberapa icon wisata bukit tinggi diantaranya ada Benteng Fort De Kock, Kebun Binatang Bukit Tinggi dan Museum Rumah Adat Baanjuang.

Benteng Fort De Kock


Benteng Fort De Kock

Benteng peninggalan Penjajahan Belanja yang didirikan oleh Kapten Bouer pada tahun 1825 pada masak Hendrik Merkus de Kock sewaktu menjabat sebagai Wakil Gubernur Hindia Belanda. Di sekitar benteng masih terdapat meriam-meriam kuno periode abad ke 19.

Museum Rumah Adat Baanjuang


Museum Rumah Adat Baanjuang

Dimuseum ini, pada satu pojoknya pengunjung dapat melihat foto Jam gadang pada masa Pemerintahan Belanja, Pemerintahan Jepang dan Pada Pemerintahan Indonesia saat ini. Selain itu pengunjung juga bisa ikut merasakan bagaimana rasanya menggunakan Baju Adat Minangkabau yang disediakan museum dengan menyewa cukup Rp. 20.000/orang.


Taman Panorama Ngarai Sianok

Didalam taman ini pengunjung dapat melihat Panorama Ngarai Sianok yang terkenal dari ketinggian. Didalamnya juga ada sisa peninggalan penjajahan Jepang yaitu Lobang Jepang. Lobang Jepang yang ada di Bukit Tinggi adalah tempat persembunyian tentara Jepang yang pada awal ditemukannya tahun 1946 pintu masuk lobang jepang ini hanya beruran 1×1 meter. Namun kini sudah diperbesar untuk memudahkan wisatawan masuk. Berdasarkan keterangan yang didapat dari Guide yang memandu perjalanan di Lobang jepang ini, Panjang Lobang jepang Sekitar 5km akan tetapi yang dibuka untuk wisatawan hanya sekitar 1,5 Km.

Taman Panorama Ngarai Siaonk


Jam Gadang

Tak ketinggalan tentunya Jam gadang yang menjadi Icon kota Bukit Tinggi. Kami memilih untuk melihat Jam Gadang pada malam hari agar terlihat lebih cantik dibandingkan siang hari.

Jam Gadang di Malam Hari



4 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *