Hamba Allah
Daily Life

Puasa Dimasa Covid-19

Terdapat banyak perbedaan antara puasa dimasa covid-19 dengan puasa diluar masa covid-19. Perbedaan yang mecolok adalah ketika daerah-daerah yang masuk dalam kategori zona merah. Tidak bisa dengan leluasa melakukan sholat tarawih berjamaah di mesjid.

Bagi saya pribadi, suasana puasa dimasa covid-19 ini tentunya juga terasa berbeda. Biasanya pada puasa ramadhan tahun-tahun sebelumnya tetap bekerja dikantor. Meskipun terdapat penyesuaian jam kerja yang dimulai pukul 08.00 sd 15.00.

Tahun ini, ditengah pandemi covid, puasa lebih banyak dilakukan dirumah. Karen kebijakan Work From Home (WHF) untuk mendukung Program Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dicanangkan oleh pemerintah. Sehingga lebih banyak waktu yang dialokasikan untuk beribadah.

Sungguh merugi jika tidak bisa memanfaatkan waktu pada yang ada saat seperti sekarang ini. Dan mudah-mudahan saya dan kita semua bukan termasuk orang yang merugi. Amin

Waktu yang ada pada bulan puasa dimasa covid-19 dapat dimaksimalkan untuk ibadah.

Apa saja ibadah harian yang bisa dilakukan untuk memaksimalkan waktu ? Saya merangkumnya menjadi tujuh kegiatan dengan sedikit penjelasanan seperti dibawah ini :

1. Sholat Wajib

Shalat wajib lima waktu sehari merupakan ibadah rutin yang harus dilakukan oleh seorang muslim. Jika tidak melakukannya sudah tentu kita akan berdosa baik itu di bulan ramadhan maupun diluar bulan ramadhan.

2. Membaca Alqur’an

Seluruh kebaikan yang dilakukan dibulan ramadhan mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Termasuk membaca al-qur’an.

Selain itu dengan banyaknya waktu yang tersedia bisa digunakan untuk menambah hafalan al-qur’an.

3. Dzikir Pagi-Petang/Almatsurat

Dzikir pagi dan petang merupakan zikir yang terikat waktu yang banyak ditemukan dalil pendukungnya.

Salah satunya dalam QS. Qaf Ayat 39 yang artinya :

Maka bersabarlah kamu terhadap apa yang mereka katakan dan bertasbihlah sambil memuji Tuhanmu sebelum matahari terbit dan sebelum terbenamnya

QS. Qaf : 39

4. Membaca Buku “Bergizi”

Membaca buku yang bergizi menjadi salah satu list ibadah yang dapat dilakukan pada saat bulan ramadhan.

Membaca buku merupakan salah satu cara dalam menuntut ilmu. Menuntut ilmu merupakan salah satu bentuk ibadah. Banyak dalil-dalil yang menyatakan pentingnya menuntut ilmu baik ayat-ayat al-qu’an maupun hadist-hadist shohih.

5. Sholat sunah: Dhuha, Rawatib, Qiyamul lail

Sholat sunah dhuha, rawatib dan qiyamul lail merupakan sholat sunnah yang harian yang dapat dimaksimalkan pada bulan ramadhan apalagi dimasa covid-19 seperti sekarang ini.

Qiyamul lail pada bulan ramadhan biasa dikenal dengan sholat tarawih. Pada daerah yang termasuk dalam zona merah, sholat tarawih tidak dapat dilakukan dimesjid, hanya bisa dilakukan dirumah bersama keluarga.

Momentum ini bisa dijadikan sebagai sarana agar bonding dalam keluarga semakin erat. Dimana keluarga semakin sering melakukan ibadah secara bersama-sama.

6. Dakwah

Jangan pernah berfikir bahwah dakwah hanya tugas ulama, ustazh, mubaligh atau da’i.

Dakwah merupakan kewajiban setiap muslim. Sampaikanlah walaupun hanya satu ayat yang kita ketahui.

Ditengah kehidupan modern, banyak sarana yang dapat digunakan dalam berdakwah. Contohnya sosial media yang kita miliki.

Jadikan sosial media sebagai sarana dakwah kita. Kemas dakwah dengan bahasa yang diterima oleh orang-orang saat ini.

7. Megikuti Kajian Secara Online

Dirumah aja pada saat puasa dimasa covid-19 bukan berarti tidak bisa mengikuti kajian. Sekarang ini banyak akun-akun kajian yang dapat diikuti secara online.

Begitulah keadaan puasa dimasa covid-19, bagi yang dapat memanfaatkan waktu kemungkinan akan menjadi orang-orang yang beruntung.

Selamat memunaikan ibadah puasa ramadhan 1441 H.

Baca Juga : Referensi Akun Kajian Online Terfavorite

Silahkan membagikan artikel ini jika dirasa bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *